Jurnal STT Ebenhaezer

Setiap artikel atau karya tulis yang disampaikan kepada redaksi Jurnal Theologi dan Pelayanan Ebenhaezer adalah artikel yang belum pernah dimuat atau diterbitkan dan salinannya belum pernah diserahkan kepada penerbit yang lain untuk diterbitkan. Setiap penulis bertanggungjawab terhadap keakuratan data, ketepatan pengutipan, kesesuaian catatakan kaki, sistematika penulisan serta bobot keseluruhan isi artikel. Hal lain yang juga penting untuk diketahui bahwa setiap penulis bertanggungjawab terhadap ke-aslian sebahagian atau keseluruhan isi artikel sebagai tulisan orisinal penulis, bukan merupakan karya tulis orang lain yang dirobah menjadi karya tulis milik penulis. Dan setiap naskah diharapkan sudah sampai di meja redaksi paling lambat empat minggu sebelum penerbitan dan setiap naskah yang dimuat menjadi milik dari Jurnal Theologi dan Pelayanan Ebenhaezer.

Setiap artikel ditulis dalam kertas A4, dengan jarak tepi (margin) atas dan bawah 2 cm, sedangkan margin kiri dan kanan 3 cm. Ketentuan lain adalah setiap naskah ditulis dengan jenis huruf Times New Roman ukuran 12, berkisar 15-20 halaman dengan spasi 1.15, dengan menuliskan abstrak dan keywords dalam dua bahasa (bahasa Indonesia dan bahasa Inggris), pola pengutipan adalah Vancouver style dan setiap artikel diakhiri dengan simpulan dan kemudian menuliskan daftar pustaka.

Jurnal Theologi dan Pelayanan Ebenhaezer menerima naskah dari berbagai kalangan seperti dosen, gembala jemaat, majelis jemaat, hamba-bamba Tuhan dan bahkan jemaat. Setiap naskah dapat dikirim melalui email STT Ebenhaezer (E-mail : [email protected]; Website: www.stte.ac.id) atau dikirim dalam bentuk soft copy ke alamat STT Ebenhaezer (Jl. Buluran II No. 18 Tanjung Enim Sumatera Selatan)

Dalam setiap artikel, penulis diharapkan melampirkan biodata singkat bersamaan pada saat penyerahan naskah. Biodata itu meliputi nama lengkap, alamat, gelar akademik yang dilengkapi dengan tahun memperoleh gelar akademik itu dan posisi terkini dalam pelayanan atau bidang pelayanan yang sedang dilakoni.

Etika Perjanjian Lama

Etika Perjanjian Lama

Etika Perjanjian Lama